Soto Samarinda Kota Tepian

Hai, sobat kuliner,

saat ini kita akan mengunjungi kota Samarinda yang menjadi ibu kota Kalimantan Timur. banyak orang salah kaprah yang menganggap Balikpapalah yang menjadi ibu kota Kalimantan Timur.

Hal ini terjadi karena bandara Internasional terdapat di Balikpapan.

Tidak sedikit orang yang dari luar balikpapan, Samarinda dan Tenggarong yang melakukan trip keluar Kaltim menggunakan bandara di Balikpapan.

DI Samarinda terdapat beberapa menu masakan yang memiliki rasa khas dibandingkan masakan didaerah atau kota lain.

sekarang kita belajar membuat menu Soto Samarinda.

apakah sama dengan soto-soto lainnya? terus membaca…

Bahan:

  1. 1 ekor ayam kampung
  2. 3.500 ml kaldu
  3. 1 batang seledri, diikat
  4. 5 butir bawang merah, diiris tipis
  5. 1 cm kayumanis
  6. 3 butir cengkeh
  7. 1/8 sendok teh pala bubuk
  8. 2 cm jahe, dimemarkan
  9. 5 cm tebu
  10. 2 sendok makan garam
  11. 2 sendok makan kecap manis

Bumbu halus:

  1. 10 butir bawang merah
  2. 5 siung bawang putih
  3. 150 gram kacang tanah sangrai
  4. Pelengkap:
  5. Perkedel kentang
  6. Daun bawang, diiris halus
  7. Seledri, diiris halus
  8. Telur rebus, dipotong-potong
  9. Soun, direndam
  10. Jeruk nipis, diambil airnya
  11. Bawang goreng

Cara membuat:

  1. Rebus ayam, kaldu, seledri, bawang merah iris sampai ayam matang.
  2. Angkat lalu suwir-suwir.
  3. Rebus lagi kaldu lalu masukkan kayumanis, cengkeh, pala, jahe, dan tebu.
  4. Bubuhkan garam.
  5. Tumis bumbu halus sampai matang.
  6. Tuang ke dalam rebusan kaldu.
  7. Tambahkan kecap manis.
  8. Sajikan panas dengan pelengkap.

Untuk 6 porsi

Di Samarinda warung Soto yang terkenal adalah Warung Soto Amando yang berlokasi di Jl. Dipenogoro no. 45, Samarinda.
warung buka mulai jam 8 pagi sampai jam 11 malam, setiap hari.
Warung Soto Amando didirikan oleh Haji Amat sejak 1984

untuk menikmati soto di warung Amando akan lebih nikmat dinikmati bersama menu pendamping yaitu sate. Anda patut mencobanya.

Untuk menikmati sajian nikmat diwarung Amando, pengunjung cukup menyiapkan Rp 25 ribu s/d 35 ribu.

Jajanan Pinggir Jalan Gapit Pisang Khas Samarinda

kuliner legit, gapit pisang tampaknya wajib dimasukkan ke dalam daftar berburu Anda. Gapit pisang biasanya dibuat dari pisang keprok yang dipanggang dan disajikan dengan kuah gula beraroma nangka.

Salah satu kedai yang menyajikan gapit pisang terenak di Samarinda, Waroeng Banjar Bahari, menawarkan sensasi pisang yang empuk dan kenyal dengan saus gula yang membuatnya semakin legit.

Pisang gapit jadi salah satu camilan yang perlu dicoba saat sedang di Balikpapan. Seperti pisang gapit buatan warung yang sudah berdiri lebih dari 40 tahun.

Jika di Makassar ada pisang epe, maka Anda bisa mencoba pisang gapit saat berkunjung ke Balikpapan, Samarinda dan daerah sekitarnya. Olahan pisang khas Kalimatan Timur ini memiliki arti pisang jepit dalam bahasa lokal. Pisang gapit jadi salah satu camilan yang perlu dicoba saat sedang di Balikpapan. Seperti pisang gapit buatan warung yang sudah berdiri lebih dari 40 tahun.

Jika di Makassar ada pisang epe, maka Anda bisa mencoba pisang gapit saat berkunjung ke Balikpapan, Samarinda dan daerah sekitarnya. Olahan pisang khas Kalimatan Timur ini memiliki arti pisang jepit dalam bahasa lokal.

Waroeng Banjar Bahari

Jl. Dr. Suwondo no. 2 | Near RS Umum A Wahab Sjahranie, Samarinda 75123, Indonesia

Tiba di depan rumah makan ini, sudah terlihat pisang-pisang yang berjejer sedang dibakar. Aroma harum pisang bakar lamat-lamat mampir ke indera penciuman. Tampak pembeli mengelilingi area sekitar pembuatan pisang gapit.

Melihat proses pembuatannya, pisang kepok awalnya dibakar di atas bara api dari arang. Kemudian pisang yang sudah setengah matang dijepit memakai alat penjepit dari kayu.

Setelah itu, pisang kembali dibakar sampai matang sempurna. Proses penjepitan membuat pisang lebih masak sampai ke dalam.

“Ini harus dibakar lagi biar matang. Kalau nggak matang, nanti pembeli nggak suka,” ujar anak dari pemilik warung sambil menempatkan kembali pisang ke atas pemanggang.

Kedua sisi pisang pun tampak lebih pipih dengan jejak bakaran hitam pekat. Setelah dirasa sudah matang, pisang digunting-gunting lalu ditaruh dalam piring.

Terakhir, pisang diguyuri kuah kecokelatan beraroma nangka. Kuah ini memang terbuat dari paduan gula merah, santan dan potongan nangka. Saus inilah yang menjadi kunci kenikmatan pisang gapit.

“Dulu Pak Bondan pernah ke sini. Dia bilang rasanya jangan diubah, enak pakai nangka,” sambung wanita berjilbab itu.

Pisang dalam sajian ini memiliki tekstur permukaan yang agak keras sedikit kenyal, namun bagian tengahnya lembut. Sementara sausnya bercitarasa mirip kuah kolak namun lebih kental.

Ada paduan rasa legit gula merah dan aroma nangka wangi. Saus ini manisnya pas dengan semburat gurih creamy dari santan. Wah, tentu tak bisa dilewatkan oleh para pecinta pisang!

Rasanya yang enak dan tak berubah, membuat pembeli terus berdatangan. Sampai ada yang sudah puluhan tahun berlangganan pisang gapit.

“Saya dari kecil sampai sekarang selalu beli pisang gapit di sini. Rasanya lebih pas dan cocok di lidah. Apalagi ada nangka jadi wangi,” ujar Agus yang kini membawa cucunya untuk menikmati pisang gapit.

Sang pemilik, Supiah, sampat saat ini pun masih aktif melayani pembeli. “Dulu saya jual dari harga 15 perak. Saat itu umur masih 20 tahunan,” ujar wanita berusia 65 tahun asal Banjar.

Ramainya pembeli membuat warung harus memasok pisang dalam jumlah besar. Ia tak menyebut angka pasti. Menurut Supiah, biasanya pisang akan dibeli lagi bila persediaan tidak cukup. Sedangkan untuk santan dan gula masing-masing bisa menghabiskan sekitar 15 buah kelapa dan 7 kg gula tiap hari.

Bila tertarik menikmati pisang gapit, Anda cukup membayar Rp 10.000 per porsinya. Selain pisang gapit, Waroeng Banjar Bahari juga punya andalan Sop Singkong Ceker, Soto Banjar dan Mageli.

Warung ini sudah buka dari pukul 09.00. Jika ingin menikmati berbagai makanan di sini, sebaiknya jangan datang terlalu sore. Bisa-bisa Anda kehabisan!

 

Resep Pisang Gapit

Bahan-bahan (6 porsi )

  • 10 biji Pisang Sanggar / Pisang Raja
  • Secukupnya Margarine
  • 200ml Santan Kemasan
  • 75gr Gula Merah / Aren
  • 2 lembar Daun Pandan
  • Secukupnya Garam
  • 150ml air
  • 1sdm tepung Maisena
  • 50ml air untuk melarutkan maisena
  • 3 biji Daging Durian jika suka. Haluskan

Langkah

  • Buat saus nya terlebih dahulu. Didihkan 150ml air bersama gula aren yg diserut halus dan daun pandan.
  • Sesudah gula merah larut masukan santan dan garam. Jika dirasa kurang manis boleh ditambah gual aren lagi atau gula pasir. masukan durian yg sudah dihaluskan.tunggu hingga mendidih masukan tepung maisena yg dilarutkan. Aduk rata.
  • Pisang digeprek secukupnya. Panaskan teflon anti lengket.
  • oles sedikit margarine pada teflon. Pisang dioles margarine pada kedua sisi dan panggang di teflon sampai kecoklatan. Panggang 2 sisi pisang. Angkat dan potong2.
  • Susun irisan pisang di piring saji. Siram saus dan taburi keju parut.